1.318 Sekolah di Jabar tidak Bisa Ikut SNMPTN 2018

1.318 Sekolah di Jabar tidak Bisa Ikut SNMPTN 2018

1.318 Sekolah di Jabar tidak Bisa Ikut SNMPTN 2018

Berdasarkan data 7.649 sekolah di seluruh Indonesia dipastikan tidak mengikuti Seleksi Nasional

Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.318 sekolah di antaranya berada di Jawa Barat (Jabar). Hal itu dipastikan karena sekolah tersebut, tidak mengisi data ke dalam Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS) SNMPTN 2018.

Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) yang juga Ketua Majelis Rektor Indonesia

Prof Kadarsyah Suryadi beranggapan banyaknya sekolah yang tidak mengisi data ke PDSS karena sekolah mulai berpikir realistis.

Kadarsyah menilai, saat ini rata-rata sekolah sangat mempertimbangkan peluang lolos atau tidaknya siswa melalui jalur SNMPTN 2018.

“Mungkin sekolah-sekolah itu sering gagal meloloskan siswanya melalui jalur SNMPTN, makanya sekarang berpikir realistis, daripada harus mengisi PDSS tapi susah atau bahkan tidak lolos,” ujarnya.

Menurutnya, minimnya partisipasi sekolah asal Jabar dalam pengisian PDSS pun

tidak akan berpengaruh terhadap upaya kampus menjaring calon mahasiswa baru. Sebab, daya tampung di semua PTN, termasuk ITB, sangat terbatas.

Ditambahkannya, ITB menyediakan 60 persen kursi untuk jalur SNMPTN dari total kuota 3.960 mahasiswa baru. 40 persen lainnya untuk SBMPTN, kami tidak akan membuka jalur seleksi mandiri,” kata Kadarsah. ***

 

Baca Juga :