Demokrasi : Pengertian berserta Ciri-Ciri Demokrasi

Demokrasi : Pengertian berserta Ciri-Ciri Demokrasi

Demokrasi Pengerttian berserta Ciri-Ciri Demokrasi

 Pengertian Demokrasi

Secara etimologis istilah demokrasi berasal dari bahasa Yunani “demokratia” yang terdiri dari dua kata, yaitu demos= rakyat dan kratos/kratein=kekuatan/pemerintahan. Secara harafiah, demokarasi berarti kekuatan rakyat atau suatu bentuk pemerintahan negara dengan rakyat sebagai pemegang kedaulatannya. Dalam konteks budaya demokrasi, nilai-nilai dan norma-norma yang menjadi anutan dapat ditetapkan dalam praktik kehidupan demokrasi yang tidak hanya dalam pengertian politik saja, tetapi juga dalam berbagai bidang kehidupan. Mohammad Hatta, Wakil Presiden pertama RI, menyebut demokrasi sebagai sebuah pregeseran dan penggantian kedaulatan raja menjadi kedaulatan rakyat.

Pandangan-pandangan tentang pengertian demokrasi telah banyak dikaji oleh para ahli. Meskipun terdapat perbedaan, namun pada dasarnya pandangan-pandangan para ahli itu mempunyai kesamaan prinsip, yaitu:

a. Abraham Lincoln (Presiden Amerika ke-16)

Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

b. Giovanni Sartori

Memandang demokrasi sebagai suatu sistem di mana tak seorang pun dapat memilih dirinya sendiri, tak seorang pun dapat mengidentifikasikan dia dengan kekuasaannya, kemudian tidak dapat juga untuk merebut dari kekuasaan lain dengan cara-cara tak terbatas dan tanpa syarat.

c. Ensiklopedi Populer Politik Pembangunan Pancasila

Demokrasi adalah suatu pola pemerintah dalam mana kekuasaan untuk memerintah berasal dari merka yang diperintah. Atau demokrasi adalah pola pemerintahan yang mengikutsertakan secara aktif semua anggota masyarakat dalam keputusan yang diambil oleh mereka yang berwenang. Maka legitimasi pemerintah adalah kemuan rakyat yang memilih dan mengontrolnya. Rakyat memilih wakil-wakilnya dengan bebas dan melalui mereka ini pemerintahnya. Di samping itu, dalam negara dengan penduduk jutaan, para warga negara mengambil bagian juga dalam pemerintahan melalui persetujuan dan kritik yang dapat diutarakan dengan bebas khususnya dalam media massa.

Ciri utama sistem demokarasi adalah a.) tegaknya hukum di masyarakat (law enforcement), dan b) diakuinya hak-hak asasi manusia (HAM) oleh setiap anggota masyarakat tersebut. Dengan dua pilar ini, pola hubungan yang lainnya akan turut terwarnai sebagai sebuah sistem sosial menuju sebuah masyarakat yang lebih tertib berdasarkan hukum. Demokrasi dapat terwujud karena adanya proses yang dinamis dalam kehidupan rakyat yang berdaulat. Namun motivasi utama yang mendorong proses itu adalah keberanian moral. Tanpa keberanian moral, dalam arti menyelaraskan nilai-nilai moral termasuk di dalamnya keadilan dan kebenaran, proses itu akan tersumbat.

Demokarasi tidak akan efektif dan lestari tanpa substansi yang berujud” jiwa,budaya atau ideologi” yang mewarnai pengorganisasian berbagai elem politik seperti partai politik, lembaga-lembaga pemerintahan maupun organisasi kemasyarakatan. Kelestarian demokrasi memerlukan partisipasi rakyat yang bersepakat mengenai makna, cara kerja, dan kegunaan demokrasi bagi kehidupan mereka. Demokrasi yang kuat bersumber pada “kehendak rakyat” dan bertujuan untuk mencapai kemaslahatan bersama. Untuk itu, demokrasi selalu berkaitan dengan persoalan perwakilan kehendak rakyat. Dalam perkembangan dewasa ini, istilah demokrasi sudah jauh lebih luas, yaitu tidak hanya mencakup sistem politik, tetapi juga sistem ekonomi, kebudayaan, dan bahkan telah dijadikan sebagai sikap hidup sehingga dapat mencakup segala sistem kehidupan.

Ciri-ciri Demokrasi

Negara dengan sistem politik demokrasi umumnya ditanadi oleh ciri-ciri sebagai berikut:

1.) Adanya pembatasan terhadap tindakan pemerintah untuk memberikan perlindungan bagi individu dan kelompok, dalam penyelenggaraan pergantian pemimpin secara berkala, tertib, damai dan melalui alat-alat perwakilan rakyat yang efektif. Pembatasan ini tidak berarti bahwa tidak adanya campur tangan pemerintah dalam beberapa segi kehidupan, sepanjang undang-undang memberikan wewengang untuk itu.

2.) Prasarana pendapat umum baik pers, televisi, dan radio harus diberi kesempatan untuk mencari berita secara bebas dalam merumuskan pendapat mereka. Karena kebebasan untuk mengeluarkan pendapat, berserikat, dan berkumpul merupakan hak-hak politik dan sipil yang sangat mendasar.

3.) Sikap menghargai hak-hak minoritas dan perorangan, lebih mengutamakan musyawarah dari pada paksaan dalam menyelesaikan perselisihan, sikap menerima legitimasi dari sistem pemerintahan.

Dalam bukunya  “Introduction to Democratic Theory”,

 

Menurut Henry B.Mayo

Memberikan ciri-ciri demokrasi dari sejumlah nilai (values), yaitu:

a. Menyelesaikan perselisihan dengan damai dan secara melembaga,

b. Menjamin terselenggaranya perubahan secara damai dalam suatu masyarakat yang sedang berubah,

c. Menyelenggarakan pergantian pemimpin secara teratur (orderly succession of rulers)

d. Membatasi pemakaian kekerasan sampai minimum (minimum of coercion)

e. Mengakui serta menggap wajar adanya keanekaragaman (diversity) dalam masyarakat

Sumber Meteri Belajar IPS : https://guruips.co.id/