Manusia dan Pandangan Hidup

Manusia dan Pandangan Hidup

Manusia dan Pandangan Hidup

Manusia dan Pandangan Hidup

Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup didunia.
Pada dasarnya 3 prinsip gaya hidup kristen yaitu :
1. Berdoa
Doa adalah nafas hidup seorang kristen. Bila seorang kristen jarang berdoa, maka imannya sulit bertumbuh. Seperti seorang yang kurang oksigen dan kesulitan untuk bernafas. Hidupnya penuh kesesakan dan penuh kedagingan. Tidak berbeda dengan orang-orang duniawi.
2. Membaca Firman Tuhan
Firman Tuhan adalah terang dan pelita bagi hidup kita. Orang kristen yang jarang baca alkitab akan banyak menemui kesulitan hidup. Dan selalu salah mengambil keputusan atau jalan. Ia tersesat karena tidak punya arah hidup atau kompas yang dapat menuntunnya pada jalur yang benar. Dan kompas bagi umat kristen adalah Alkitab. Tidak dapat mengecap hidup damai sejahtera yang sesungguhnya. Karena damai sejahtera didapat dari kebenaran-kebenaran yang tertulis dalam Alkitab. Bagaimana ia bisa damai sejahtera jika ia tidak tahu kebenaran?
Membaca Alkitab tidak dapat dilakukan dengan setengah hati atau seadanya. Seperti kita berbicara pada teman dengan setengah hati, maka kita tidak memperoleh kebaikan apapun, tapi justru kebingungan. Bacalah Alkitab dengan sepenuh hati, maka Ia akan berbicara banyak mengenai siapa DiriNya dan kebenaranNya.
3. Menjadi garam dan terang bagi dunia
Sepanjang hidup Yesus dibumi, Ia selalu menjadi garam dan terang bagi manusia. Menyembuhkan, membangkitkan, mengajar, dan melakukan mukjizat lainnya, bahkan memberikan nyawaNya bagi kita. Setiap kata-kata yang Yesus sampaikan selalu berdampak baik bagi murid-muridNya dan orang banyak.
Bagaimana dengan kita? Sudahkah kata-kata dan perbuatan kita berdampak baik bagi hidup orang lain? Sudahkah hidup kita menjadi teladan bagi orang-orang yang tidak percaya, dan bagi orang-orang yang percaya?
Banyak cara dan jalan untuk berbuat kebaikan, namun ketulusan haruslah menjadi kunci bagi kita untuk melayani orang lain (Matius 10: 16b “..sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati). Banyak cara dan jalan menjadi garam dan terang, namun semuanya itu akan berarti bila kita telah hidup dimenangkan oleh Kristus.
Teknologi semakin maju dan berkembang, pergunakanlah semua itu untuk kemuliaan nama Tuhan. Pakai itu sebagai alat untuk menebar hal-hal yang baik bagi hidup orang lain. Jadilah garam dan terang. Hidup akan lebih berarti ketika kita tidak memikirkan diri sendiri.
Satu ayat yang mendukung penulisan ini ; Matius 11: 28 “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu”.
Cita-Cita
Cita-cita adalah pandangan masa depan seseorang di masa yang mendatang sebagai tujuan. Cita-cita saya adalah sebagai wanita yang sukses. Sukses disini saya artikan bukan hanya sukses dalam karir, tetapi terjadinya keseimbangan antara hidup rohani dan jasmani. Karena prinsip hidup saya yang utama adalah “Takut akan Tuhan”. Takut disini bukan artinya Tuhan menakuti kita melainkan Dia sebagai pedoman karena Firman Tuhan.
Cita-cita menjadi wanita sukses, menjadi kesimbangan hidup antara hidup jasmani artinya kita dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan baik. Dan pada kegiatan rohani juga dijalani dengan beribadah, berdoa, dan membaca Firman Tuhan. Bila saya sudah berumah tangga dapat menjalankan tugas saya sebagai istri, ibu rumah tangga, dan ibu yang baik.
Kebajikan
Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Menjalankan kehidupan harus ingat akan ajar-ajaran agama dan peraturan-peraturan yang ada. Sebagai mengatur, membatasi kita dalam bersikap agar kita tidak dapat menyimpang dalam kehidupan bermasyarakat dan di akherat nanti.
Usaha/Perjuangan
Usaha/perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Untuk tercapainya cita-cita saya saya sampai saat ini berjuang untuk menggapainya. Saat ini saya sedang mengejar karir saya. Dengan meningkatkan jenjang pendidikan saya. Saya melakukan ini dengan bekerja pada pagi sampai sore dan malamnya saya kuliah. Kerja dari senin sampai jumat dan kuliah dari senin sampai minggu. Dan apa bila terjadi suatu masalah saya yakin Tuhan tidak akan membiarkan kita sendiri dan pasti Tuhan memberikan masalah tidak akan melebihi kekuatan kita. Semoga dengan perjuangan ini, cita-cita saya dapat terwujud dan dapat menjadi garam dan terang dunia yang dapat berbagi antara sesama apa yang saya dapat dan dapat membahagiakan orang lain.