Materi Kurikulum 2013, Sebagian Sekolah Di Ambon Bebani Orang Tua

Materi Kurikulum 2013, Sebagian Sekolah Di Ambon Bebani Orang Tua

Materi Kurikulum 2013, Sebagian Sekolah Di Ambon Bebani Orang Tua

Belum adanya buku-buku Kurikulum 2013 maka ada sebagian sekolah di kota Ambon

membebankan orang tua murid dengan menarik sejumlah uang untuk mengkopi materi-materi kurikulum 2013.

Dari laporan beberapa orang tua murid, kalau mereka harus membayarkan uang sebesar 170 ribu rupiah hanya untuk mendapatkan copian materi Kurikulum 2013, dan para siswa dianjurkan untuk mendapatkan copian tersebut bisa diambil di salah satu tempat Foto Copy di Kota Ambon seharga 100 ribu lebih.

Kepada Tribun-Maluku.Com Selasa (23/9) Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan

Kota Ambon Th. Lokollo, S.Sos menegaskan, pihaknya akan segera memanggil kepala-kepala sekolah yang telah membebankan orang tua siswa tersebut.

Saat ini kendala yang dihadapi oleh pemerintah adalah, pemenang tender untuk mencetak buku-buku Kurikulum 2013 telah mengundurkan diri dari proyek tersebut tanpa tahu alasan yang tepat, sehingga buku-buku Kurikulum 2013 belum bisa diperoleh sekolah-sekolah.

Untuk mengantisipasi belum adanya buku-buku Kurikulum 2013 maka Kementerian Pendidikan memberikan materi kurikulum 2013 kepada pihak sekolah yang nantinya akan diperbanyak oleh sekolah.

Dana untuk buku-buku Kurikulum 2013 sudah disiapkan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS),

dan untuk mengantisipasi belum adanya buku tersebut Lokolo tegaskan, tidak ada pungutan bagi orang tua dan pihaknya sudah menganjurkan ke sekolah-sekolah agar materi-materi tersebut di copy dan dibagikan kepada siswa per kelompok.

Apabila ada 30 siswa pada satu kelas maka dibagi menjadi 4 kelompok sehingga tidak perlu memperbanyak yang akan membebankan kepada orang tua siswa.

Sementara terkait dengan buku-buku Kurikulum 2013 tersebut menurut Lokolo, nantinya buku-buku tersebut akan dibagikan ke para siswa untuk dipergunakan tetapi tidak menjadi milik pribadi, karena nantinya buku-buku akan diberikan kepada adik-adik kelas siswa-siswa tersebut untuk dipergunakan.

 

Baca Juga :