Panitia Janji Lebih Transparan

Panitia Janji Lebih Transparan

Panitia Janji Lebih Transparan

Panitia seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN) terus memaksimalkan

sosialisasi dan memperkuat aksesibilitas bagi peserta. Langkah ini diharapkan bisa menarik lebih banyak pendaftar pada tahun ini.

Ketua Panitia SNMPTN 2015 Rochmat Wahab mengatakan, SNMPTN adalah jalur masuk PTN yang menyeleksi prestasi terbaik siswa-siswi lulusan pendidikan menengah. Seleksi ini pun tanpa ada pungutan biaya atau sehingga panitia menyadari sosialisasi harus lebih digencarkan. Terlebih banyak juga siswa SMK yang tidak mengetahui bahwa mereka pun mempunyai kesempatan untuk ikut SNMPTN.

’’Kami harap sosialisasi ini bisa tersebar luas karena akan ironis jika ada siswa

yang tidak bisa mengakses SNMPTN,” katanya kemarin.

Lebih lanjut Rektor UNY ini menjelaskan, sebelumnya panitia mengundang semua wakil rektor akademik, humas dan IT dari 63 PTN untuk bergerak melakukan sosialisasi di wilayah masing-masing. Namun, apa yang dilakukan mereka tidak akan sempurna sebelum menjalin kerja sama dengan pihak lain agar bisa menjangkau peserta SNMPTN dari seluruh wilayah. Rochmat menjelaskan, sosialisasi ini bisa dimasifkan karena panitia menargetkan 850.000 siswa mengikuti seleksi nasional ini.

Dia menjamin, SNMPTN memberikan kesempatan bagi seluruh siswa berprestasi

untuk ikut seleksi. Rencananya pengumuman SNMPTN dilakukan pada 9 Mei maka siswa yang dinyatakan lulus SNMPTN tidak akan dilihat lagi hasil UN-nya. Pasalnya, Kemendikbud juga akan mengumumkan hasil UN pada 18 Mei. Perbedaan waktu inilah yang menurut dia sulit bagi panitia SNMPTN memasukkan UN sebagai syarat seleksi.

Namun, jika Kemendikbud, dalam hal ini Balitbang dan Puspendik Kemendikbud, siap menyerahkan data UN sebelum tanggal 8 Mei, bisa saja UN menjadi salah satu syarat seleksi. Kepala Sekolah SMA Labschool Kebayoran Ulya Lathifah mengatakan, guru sangat mendukung semua siswa untuk masuk kampus negeri idaman melalui SNMPTN. Menurut dia, sekolah sangat proaktif memasukkan data siswanya di PDSS sebagai prosedur awal pendaftaran SNMPTN.

 

Baca Juga :