Pembayaran Digital Makin Diminati, Envy Akan Rilis UN1TY

Pembayaran Digital Makin Diminati, Envy Akan Rilis UN1TY

Pembayaran Digital Makin Diminati, Envy Akan Rilis UN1TY

EKOSISTEM pembayaran digital di Indonesia terus menunjukkan tren yang meningkat dan mendorong masyarakat Indonesia semakin dekat menuju masyarakat tanpa uang tunai atau casdless society.

Mendorong ekosistem itu semakin besar, perusahaan jasa teknologi informasi, PT. Envy Technologies dijadwalkan akan merilis teknologi pembayaran digital lewat aplikasi UN1TY.

“Setelah sebelumnya sukses dengan Toko Indonesia, yang merupakan mobile apps

dengan solusi digitalisasi di bisnis ritel dan menyediakan marketplace bagi UMKM di Indonesia, kini kami akan meluncurkan UN1TY,” kata Sopiyan dalam keterangan tertulisnya.

Direktur Utama Envy Dato’ Sri Mohd Sopiyan bin Mohd Rashdi mengatakan, keberadaan UN1TY akan memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran secara non-tunai atau secara digital.

Berbagai manfaat dalam aplikasi UN1TY yakni Payment Point Online Bank

(PPOB) atau pembayaran semua jenis tagihan dalam satu tempat. Ada pembayaran BPJS Kesehatan, PDAM, PLN prabayar dan pascabayar, pembayaran Telkom, dan Telkomsel Prabayar dan Pascabayar.

Baca juga : Bermula dari Guyonan, Kini Bayar Sekolah Bisa Pakai GoPay

Aplikasi itu juga bisa melayani pembayaran terkait kegiatan ibadah umat muslim seperti zakat mal, zakat fitrah, hingga zakat profesi melalui produk Un1ty seperti e-Qurban, e-Zakat, e-Infaq, e-Sodaqoh, Multi Purpose Membership Card, Crowd Funding, dan Indonesia Market for Halal Trade.

Dalam pengembangan aplikasinya, Envy menjalin kerja sama dengan PT. Datagensia

Elektronis. Datagensia sebelumnya mengeluarkan data yang menyebut pengembangan aplikasi layanan pembayaran dinilai penting karena berdasarkan riset terungkap ada sebanyak 59% merchants (pedagang) di semua kategori produk punya kecenderungan ingin meningkatkan investasi pembayaran mereka dalam 18-24 bulan ke depan.

Selain itu, hampir 90% merchants juga menyatakan dengan investasi di sistem pembayaran, pengalaman para pelanggan berhasil naik 24% sejak 2016.

 

Baca Juga :